Kepala Ibu Pencari Barang Bekas Bocor Dilempar Anak Kandungnya Gara-gara Tak Diberi Uang Beli Sabu

0
68

POTRETINDONESIANEW.com MEDAN |||
Suryati (64) tak pernah membayangkan diusianya yang telah senja harus menghadapi perlakuan yang tak wajar dari anak kandungnya Gali Syahputra yang dilahirkannya 33 tahun lalu.

Gali Syahputra (33) memang pantas mendapat julukan anak durhaka. Betapa tidak, dirinya kerap menganiaya sosok wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya itu karena tak diberi uang untuk beli narkoba jenis shabu.

Puncak dari peristiwa penganiayaan yang menyebabkan kepala Suryati robek dan berlumuran darah pada Senin (14/2/2022) sekira Pukul 08.15 Wib.

Suryati (korban) yang kesehariannya mencari barang bekas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, merupakan warga Jalan Sei Mencirim, mengalami pendarahan pada bagian kepala karena dilempar handphone oleh Galih si anak durhaka karena tak memberinya uang sebesar Rp 25.000 untuk membeli sabu-sabu.

Menurut Dedi Suheri, kuasa hukum korban dari Pusat Bantuan Hukum Peradi, Kabupaten Deli Serdang pada awak media di Polrestabes Medan (15/2) bahwa korban sering mendapatkan penganiayaan oleh pelaku yang merupakan pecandu narkoba.

“Pelaku ini anak kandung korban, ia (Suryati) sering dianiaya oleh pelaku bila keinginannya meminta uang untuk membeli narkoba tak dituruti. Beberapa bulan lalu, korban dipukul kayu yang pada ujungnya ditempelkan paku runcing hingga tangan kanan korban luka dan bengkak. Yang semalam, korban dilempar handphone oleh pelaku. Pernah juga korban dikejar-kejar oleh pelaku dengan menggunakan parang dan diancam akan dibunuh,” sebut Dedi.

Dedi juga mengatakan bahwa ia bersama korban sudah membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Medan.

“Kita udah buat laporan ke Satreskrim Polrestabes Medan, saat ini Polisi sedang memburu keberadaan pelaku. Dinas sosial kabupaten Deli Serdang juga sudah ke lokasi. Namun yang kita khawatirkan si pelaku ini membawa kabur 2 orang cucu korban yang masih dibawah umur, karena sebelumnya kedua cucunya tersebut juga sering dianiaya oleh pelaku,” jelas Dedi Suheri.

* Gali sang Anak Durhaka Ditangkap

Satuan Reskrim Polrestabes Medan, berhasil menangkap Gali Syahputra “anak durhaka” di tempat persembunyiannya Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan Gang ACC, Rabu (16/2/2022).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Tatareda melalui Ps Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus menjelaskan, penganiayaan itu dilakukan tersangka terhadap korban di kediaman mereka Dusun II Jalan Sei Mencirim Gang Buntu, Sunggal, Kabupaten Deli Serdang pada Senin (14/2/2022) pagi.

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban Suryati dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ B /524/ II / 2022 / SPKT Polrestabes Medan / Polda Sumatera Utara tanggal 14 Februari 2022.

Firdaus mengungkapkan, tersangka yang bekerja sebagai penarik becak itu tega menganiaya ibu kandungnya karena sakit hati dan emosi tidak diberi uang. “Tersangka emosi karena tidak diberi uang oleh ibunya sebesar Rp 20.000,” ungkap Firdaus.

Aksi tersangka bermula dari kepulangan korban ke rumahnya. Ketika mereka bertemu, tersangka langsung meminta paksa uang kepada korban, namun tidak diberi.

Penolakan korban membuat tersangka emosi lalu melempar ibu kandungnya itu menggunakan handphone. Benda keras itu mendarat di kepala korban hingga robek dan mengeluarkan darah segar.

“Tersangka sudah kita amankan dan masih dalam proses pemeriksaan,” pungkas Firdaus.

Sebelumnya, viral video seorang ibu berlumuran darah di bagian kepalanya setelah dianiaya anak kandungnya.||| Damos Simatupang

 

 

 

Editor : Zul

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini