Polres Madina Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan Wartawan

0
114

* Setengah Jam Usai LBH PWI Sumut Audensi dengan Kapolres Madina

POTRETINDONESIANEW.com MEDAN |||
Empat terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap wartawan Jefry Barata Lubis telah berhaail ditangkap tim Reskrim Polres Mandailing Natal.

Infornasi penangkapan para pelaku tersebut dibenarkan Kapolres Madina AKBP Reza Chairul Akbar Siddik yang dihubungi melalui sambungan telepon, sekitar pukul 13.30 Wib, setengah jam setelah LBH PWI Sumut didampingi Ketua PWI Madina beraudiensi dengan Kapolres.

“Iya benar saat ini tim Reskrim telah berhasil menangkap dan mengamankan keempat pelaku terduga penganiayaan dan selanjutnya akan dibawa ke Mapolda Sumut untuk pemeriksaan,” ujar Kapolres, Senin siang (7/3).

Kapolres Madina mengatakan, adapun keempat pelaku yang berhasil ditangkap di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) tersebut berinisial A,M,S dan EM.

“Saat ini keempat terduga pelaku tengah dalam perjalanan menuju Polda Sumut atas permintaan Kapolda, dibawa petugas kita,saya ucapkan terimakasih kepada tim yang telah bekerja keras melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap mereka,” ungkap Kapolres.

Mendengar kabar tersebut, baik Direktur LBH PWI Sumut Amrizal SH MH maupun Ketua PWI Madina Ridwan Lubis mengapresiasi kinerja Kapolres Madina dan jajaran sehingga bisa dengan cepat mengamankan para terduga pelaku.

“Alhamdulillah, terimakasih pak Kapolres atas capaian ini, persis seperti doa kita tadi ya, bisa-bisa sebentar lagi juga akan tertangkap ternyata terbukti, terimakasih pak terimakasih,” ujar Ketua PWI Madina Madina Ridwan Lubis, bangga.

Sementara korban Jefry Barata Lubis yang saat ini berada di Sibolga mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Kapolres Madina dan jajarannya.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi buat bapak Kapolres Madina dan jajaran yang telah berhasil menangkap pelaku.

Ia juga berharap pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus yang dialaminya serta mengungkap aktor intelektual dibalik peristiwa penganiayaan yang dialaminya,” pintanya melalui sambungan telepon. ||| Zul

 

 

 

Editor : Zul/rel