Desiana Sihombing Korban 351 ,Ucapkan terimakasih kepada Kapolresta D. Serdang yang meresfoni STTLP nya di Unit PPA ,memohon Keadilan,,

0
537

POTRET INDONESIA NEW.COM.DELI SERDANG.III.

Korban  kekerasan dalam  rumah tangga  kembali  terjadi dimana wanita beranak dua ini tak menyangka mengalami kekerasan dari suami sirihnya korban penganiayaan diketahui  bernama  : Desiana Natalia Sihombing (32) warga Desa Syahmad jalan Thamrin gang Family kecamatan Lubuk pakam Deli Serdang melangkah  diri membuat Laporan Polisi ke SPKT POLRESTA DELI SERDANG.Dimana  setelah Kamis malam sekira pukul 20.00  (24/02/2022) korban mengalami tindakan penganiayaan dari terlapor atas nama Sopian warga Pantai Labu dirumah pelaku di Pantai Labu.

Adapun Laporan pengaduan yang dilaporkan Korban dengan nomor STTLP/ B/ 111/ II/ 2022/ SPKT/ POLRESTA DELI SERDANG/ POLDA SUMUT. Tentang  KUHP  pasal 351 Yang diterima oleh KA-SPKT Ipda Azuwir Ali Akbar (25 februari 2022).

Kronologis  singkat kejadian dari keterangan  dan kesaksian  Korban pada awak media bahwa malam itu Kamis (24/02/2022) sekira pukul 20.00 wib dirinya bersama 3 temannya Rada dkk menuju rumah pelaku dengan maksud hendak melihat kedua anaknya yang bernama Muhammad Aqsah adriyan  berusia 1 thn 5 bulan dan Muhammad Langit yang masih berusia 1 bulan.

Dari cerita Korban diketahui sesampai ia  dirumah sopian ketika hendak melihat anaknya  korban tidak diberi kesempatan  oleh pelaku yang diketahui adalah suami sirihnya,tak terima dengan sikap pelaku yang melarang korban untuk melihat kedua anak kandungnya itu  maka terjadilah perdebatan antara korban dengan pelaku yang mengakibatkan  korban  mengalami  penganiayaan  dirumah pelaku yang disaksikan ketiga teman korban yang  ikut bersamanya dirumah pelaku malam itu.

” Malam itu hari  kamis 24 februari 2022  sekitar jam 20.00 wib saya ama teman-temanku kesana  pak kerumah sopian dipantai labu hendak ketemu kedua anakku,tapi suamiku melarang saya melihat anakku dan kami berdebat  malah  saya dianiaya sopian malam  itu ,mata dan kepala saya dipukul pak ,,” Keluh Desiana  sambil menunjukkan  matanya yang berbekas penganiayaan dan sudah divisum.

Lanjut  Desiana  kembali menceritakan  kesedihan nya,,,” Iya  siapalah ibu yang tak sedih hatinya bila tak bisa melihat  anak yang dilahirkannya pak padahal kedua anakku itu masih balita pak yang satu  Muhammad Aqsah  umur setahun lima bulan yang satu lagi muhammad langit  masih bayi 1 bulan ” Jelas Desi sambil menangisi nasibnya.

Korban pada dasarnya hanya berharap dapat bertemu kedua anaknya dan memohon agar bisa kembali merawat kedua anaknya yang terbilang masih  sangat Balita itu.

Korban berharap  pihak Kepolisian Resta  Deli Serdang  menanggapi hal Pelaporan korban di Unit PPA Sat Reskrim POLRESTA DELI SERDANG.

Dikonfirmasi  oleh awak media  lewat WA Terduga Sopian  terkait adanya  pelaporan  Korban  Desiana Natalia  Sihombing, Terduga pelaku menjawab  dengan  nada ringan terkesan tak mengenal sikorban ” Iya  bg knp  Bg,Yg dianiaya  siapa pak ,,Desiana Natalia  itu siapa saya ya pak” Jawab Sopian  via WAnya.

Kapolresta Deli Serdang  Kombes Pol Irsan Siinuhaji Sik SH.MH saat dikonfirmasi  awak media  Via WA tentang  keluhan Desiana Natalia Sihombing  sebagai korban penganiayaan  yang memohon  Pelaporannya ditanggapi  oleh Pihak Kepolisian  ,Kapolresta  menjawab dengan Respon yang Baik ,,Trims saya kabari Kasat ” .

Hingga saat  itu juga penyidik Unit PPA Langsung  menghubungi korban  guna pemeriksaan  lebih  lanjut  terhadap  korban dan Saksi yang mengetahui kejadian  tersebut, Korbanpun merasakan adanya  keadilan  hukum dalam  pelaporannya dan berterima kasih kepada  Kapolresta Deli Serdang.

” Saya Desiana Natalia Sihombing  mengucapkan banyak terima kasih kepada  Bapak Kapolresta Deli Serdang  Kombes Irsan Siinuhaji Sik ,semoga bapak sehat selalu dan sukses harapan saya  semoga Laporan saya di PPA POLRESTA DELI SERDANG  dapat dituntaskan demi hukum dan keadilan,terimakasih  Pak,” Ucap Desiana Natalia Sihombing  terhadap  Respon cepat Kapolresta Deli Serdang  atas pelaporannya sebagai  korban  penganiayaan. ( Suyetno / Tim)

Editor  : Zul.