KETUM HBB ,Lamsiang Sitompul SH.MH ” Aktor Intelektual dibalik Penganiayaan Ade Armando di Aksi 11 April Harus di Ungkap Demi Hukum dan keadilan “

0
107

POTRET INDONESIA NEW.COM MEDAN.III

Diketahui  Aksi unjukrasa yang berlangsung di sejumlah kota termasuk di ibu kota Jakarta, Senin (11/4), terkesan yang di ibu kota Jakarta  berakhir brutal. Dan menurut  pengama Praktisi Hukum Aktor di balik terjadinya aksi ini, diminta untuk ditindak guna mengungkap  kasus ini  sedetai-detailnya agar Publik mengetahui  kebenaran yang sebenarnya untuk itu Aktor asli terjadinya  tidak kekerasan dan Penganiayaan di Aksi 11 April 2022 di Jakarta terungkap .

Pada awak Media dikantornya Selasa (12/04/2022) KETUM HBB Lamsiang  Sitompul SH.MH mengungkapkan Pendapatnya mewakili  Ormas Horas Bangso  ( HBB) yang dikenal Vocal membela serta menegakkan Kebenaran dan keadilan.

Diharapkan pihak berwenang  tidak hanya menindak mereka yang ditumbalkan, namun juga aktor intelektual  di belakang Aksi ini juga harus diperiksa dan dijadikan tersangka guna kepentingan Penegakan hukum  yang Tegas dan Berani demi Hukum yang PASTI.

“Peristiwa kemarin tidak terjadi begitu saja, diduga ada aksi yang di canangkan pihal tertentu  sehingga terjadi tindakan Arogansi saat penyampaian Aspirasi tersebut,”  Ucap  KETUM DPP Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul,SH,MH menanggapi peristiwa aksi unjukrasa yang berujung pengeroyokan terhadap Ade Armando Dosen FISIPOL UI, Senin (11/04 /2022).

Kembali  dijelaskan Lamsiang,,,,,,” Pada peristiwa  kekerasan yang dialami Ade Armando ada tindakan yang brutal yang ditunjukkan oleh para pengunjuk rasa yang  tidak terjadi begitu saja. tampak pada video amatir yang beredar, ada sejumlah sosok yang mencoba memprovokasi Massa untuk melakukan tidakan kekerasan Terhadap si korban” Ungkap Lamsiang  dalam Dugaanya Terhadap insiden tersebut.

Sehingga hal ini bila dibiarkan begitu saja tanpa mendapatkan Aktor utama  pelaku  pemprovokasi dapat mengganggu kestabilan keamanan Nasional  terlebih  dalam hak kebebasan berpendapat  yang  diatur dengan baik oleh Undang-undang.

Lamsiang juga memaparkan  bahwa sudah tegas di Jelaskan  Bapak Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa proses Pemilu akan berlangsung dengan mematuhi konstitusi. Berulang kali Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak sepakat adanya perpanjangan masa jabatan presiden.Namun  masih ada juga sekelompok orang  yang  mencoba memprovokasi  hal-hal yang sudah  ditegaskan Pemerintah dalam  hal  pelaksanaan Pemilu  tetap berlangsung sesuai dengan Konstitusi yang  berlaku selama ini.

” Nah ini yang seharusnya diperiksa, dan pihak  keamanan  harus menggali siapa sebenarnya di belakang mereka. Kita patut curiga dan ketika Aktor Intelektual dalam kasus ini tidak ditindak,,,,!!!”Ungkap Lamsiang Praktisi Hukum yang dikenal Berani dan Tegas menegakkan Kebenaran dan keadilan.

Disambung Lamsiang,,,,”Dan apabila Aktor dalang Intelektual  aksi brutal terhadap Ade Armando  tidak terungkap  dikhawatirkan  Maka akan semakin banyak aksi-aksi Brutal muncul yang tak lain bertujuan  untuk mengganggu keamanan Nasional yang hanya Demi kepentingan sekelompok, kelompok yang tidak menginginkan Negara ini Aman dan Kondusif ,,,maka itu saya Harapkan ketegasan dan Ke Uletan pihak terkait yang berwenang menangani Kasus ini untuk Serius mengungkap Aktro Intelektual pelaku dibalik peristiwa  yang dialami Ade Armando yang harus diungkap Demi Hukum dan keadilan,” Pungkas Lamsiang Sitompul SH.MH.

Berita  yang beredar  sebelumnya sebagaimana diketahui, dalam aksi unjukrasa 11 April kemarin, aksi yang dilakukan di depan Gedung DPR RI, terjadi aksi pengeroyokan terhadap Ade Armando yang juga vocal menyuarakan penolakan jabatan presiden diperpanjang.

Dengan kondisi mengenaskan, Ade Armando saat diamankan kepolisian dengan wajah berlumuran darah. Bahkan, video amatir yang beredar massa yang menganiaya Ade Armando yang sudah tidak berdaya berteriak dan menyeretnya. Bahkan Celana Ade Armando sempat dilucuti dari tubuhnya hingga terkesan tanpa busana.

Tindakan sadis itu pun menjadi topik hangat, dan sejumlah orang yang diduga pelaku pemukulan terhadap Dosen FISIPOL UI itu sudah teridentifikasi. Polisi mengatakan Ade Armando dipukuli sesama massa pendemo di depan DPR RI, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan Ade Armando babak belur akibat kejadian itu. Celana Ade Armando dilucuti oleh massa.

” Harapan rakyat Indonesia hal peristiwa keberutalan akibat memberikan pendapat  hendaknya jangan pernah terjadi lagi,,,, karena di Negara Republik Indonesia  ada ” Undang-undang  1945 pasal 28E yang menjelakan setiap orang berhak atas KEBEBASAN Berserikat ,Berkumpul dan mengeluarkan Pendapat  “. Pungkas KETUM DPP HORAS BANGSO BATAK mengakhiri keterangannya. ( Ds / Tim)