Unit II Subdit II Ditresnarkoba Poldasu berhasil amankan 2 Pelaku Kurir Sabu dengan BB 20 kg Sabu asal Aceh,,

0
121

POTRET INDONESIA NEW.COM MEDAN.III

Dalam memberantas  peredaran  Narkotika jenis Sabu  kembali Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut  berhasil mengungkap kasus menonjol peredaran Narkotika jenis Sabu dengan barang bukti  ,seberat 20000 gram ( 20 Kg ) ,beserta barang bukti lainnya  yakni ; Satu unit mobil Innova No.Pol B 1827 FFS ,1 Unit Handphone  merek NOKIA ,1 Unit hape Samsung  Lipat  dan 1 Unit Android  Merek  Redme, Kedua pelaku dan Barang bukti  diamankan  pada  Kamis (31/03/2022) sekitar  pukul  11.00 wib dengan TKP  di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh ,Desa Paluh Manis Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumut.

Dimana  diketahui petugas mengamankan dua tersangka Kurir Narkotika  jenis Sabu masing-masing  bernama: Syafruddin als Din (52) Islam ,wiraswasta  warga Dusun alue Iboeh Desa Naleung Kecama Julok Kabupaten Aceh Timur.NAD.dan rekannya Zulfikar alias Fikar (37) Islam ,wiraswasta  beralamat jalan Darusalam  gang Lurah Desa Kampung Jawa Baru kecamatan Banda Sakti kecamatan Aceh Utara. NAD.

Ditemui awak media diruangannya PS Kasubbid Penmas KOMPOL. Muridan SH membenarkan perihal adanya  penangkapan  kedua pria asal NAD selaku  pelaku  kejahatan Kurir pengantar Sabu tersebut dengan BB sabu  seberat 20 kg yang diamankan  Unit II Subdit II Ditresnarkoba Poldasu pada Kamis (31/03/2022) sekitar pukul 11.00 Wib.

PS Kasubbid Penmas  KOMPOL Muridan  menerangkan  hal kronologis penangkapan  kedua Kurir sabu dimana  Pada hari Kamis tanggal 31 Maret 2022 sekira pukul 08.00 Wib, Petugas Unit 2 Subdit II Dit Res Narkoba Polda Sumut mendapatkan informasi tentang adanya upaya pengiriman narkotika jenis sabu yang disimpan atau diselipkan dalam sisi pintu mobil dengan tujuan Medan, menggunakan mobil Innova warna hitam B 1827 FFS yang akan melintas di Jalan Lintas Medan-Aceh Desa Paluh Manis Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumut.

Menerima informasi tersebut, Petugas subdit II  Ditresnarkoba Poldasu  bergerak cepat  menuju sasaran guna  melakukan penyelidikan dan Investigasi sesuai informasi yang diterima hal lokasi tkp di Jl. Lintas Medan – Banda Aceh, Desa Paluh Manis Kec. Gebang Kab. Langkat.

Lalu pada saat itu kendaraan yang dimaksud terlihat melintas, segera kemudian Team unit II Subdit  II melakukan pembuntutan terhadap kendaraan  tersebut  dan kemudian Petugas mencoba menghentikan mobil Innova yang dimaksud.

Mengetahui dibuntuti Petugas namun si pengemudi mobil tidak mau menghentikan kendaraannya hingga akhirnya Petugas terpaksa menghentikan mobil tersebut dengan cara memepet dengan memaksa meminggirkan mobil tersebut.

Dmana kemudian mobil tersebut  berhenti langsung dan Petugas melakukan pemeriksaan Terhadap barang  pada  seluruh mobil hingga akhirnya ditemukan 2 bungkus teh kemasan cina diduga berisikan narkoba jenis sabu, yang disembunyikan di dalam dinding belakang tempat penyimpanan dongkrak mobil.

Kemudian Petugas  melakukan  pemeriksaan secara menyeluruh terhadap keseluruhan body mobil, hingga akhirnya setiap dinding pintu mobil ditemukan barang  haram dalam bentuk Sabu dengan  jumlah keseluruhan sebanyak 20 bungkus teh kemasan china dengan total berat keseluruhan 20000 gram (20 kg) Sabu.

Usai mengamankan kedua pelaku dari  hasil interogasi terhadap kedua kurir sabu Syafruddin dan Zulfikar menerangkan bahwa kedua pelaku  ada disuruh temannya bernama Cak Yah dengan kesepakatan  apabila sudah sampai di Medan tepatnya di Pintu gerbang Tol keluar Helvetia Cak Yah akan mengirimkan Nomor  Hape penjemput yang akan dihubungi kedua kurir tersebut  sesampai di lokasi yang  ditentukan.

Kedua pelaku juga menceritakan bahwa setelah selesai melakukan pekerjaannya mengantarkan paket sabu tersebut Cak Yah berjanji memberikan upah Rp.20.000.000, kepada masing-masing pelaku.

Selanjutnya petugas membawa kedua pelaku beserta BB yang diamankan menuju kantor Direktorat Narkoba Polda Sumut, guna pemeriksaan lebih lanjut dan kedua pelaku dipersangkakan pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 UU RI No.35 tahun 2009 tentang  Narkotika.” Jelas Muridan mengakhiri keterangannya. ( Dms / Tim)