Pdt.Arman Adelin Sth, ” Berhenti banyak Berbicara,Seringlah mendengar agar kita bisa mendengar Suara Tuhan dan hidup kita dipulihkan,,,

0
276

POTRET INDONESIA NEW.COM DELISERDANG.III

Memasuki  awal  minggu pertama yang mengadakan perjamuan Kudus  di Minggu  ,01 Mei 2022 Gereja Bethel Indonesia Jemaat Cokro Minoto Lubuk pakam yang tetap selalu  Prokes  dalam beribadah, kembali menaikkan  Pujian dan Penyembahan serta ucapan syukur kepada Allah  yang Maha Tinggi  Yesus Kristus Tuhan.

Sesion pujian dan Penyembahan berlalu  dengan  penuh  hadirat Tuhan melawat setiap  jemaat  yang  hadir dengan hancur hati  merasakan jamahan Kasih  Tuhan yang mampu memulihkan hidup setiap orang  yang Percaya kepada-Nya.

Pembicara Shearing Firman Tuhan  kali ini dibawakan Langsung oleh  Gembala Jemaat GBI.COKRO MINOTO Pdt Arman Adelin Sth  yang selalu  mendahulukan doa  pujian  dan Penyembahan yang menggugahkan hati Tuhan  diawal sebelum  memulai Khotbahnya.

Hamba adalah seorang  yang tidak mengetahui  isi hati Tuhan, namun sahabat adalah Orang-orang yang selalu Taat dan setia mendengar kan suara Kebenaran Firman Tuhan hingga akhirnya  mengerti  isi hati Tuhan.

Sering  kali kita yang selalu banyak berbicara tanpa  membiarkan  Tuhan berbicara  kepada kita,Karena  zaman sekarang  ini  sangat orang banyak berbicara  daripada mendengar  bahkan   sering  orang banyak bicara tanpa  melihat lebih dulu apa yang terjadi sebenarnya .

Percayalah kalau kita hanya  ingin banyak bicara terus dan hanya melihat saja tanpa berbuat terlebih tak mau mendengar suara Tuhan ingatlah  suatu hari nanti  akan  jatuh  dalam suatu kesalahan.

Kalau  hari-hari ini kita terlalu  banyak berbicara  tentang  hal-hal dunia ini tanpa  mau  mendengarkan suara Tuhan disitu lah awalnya kita akan jatuh  dalam  dosa kesombongan diri dan keangkuhan hidup  yang sudah pasti tidak berkenan dimata Allah.

1 raja-raja 19 : 12-13 ( Elia mengalami  goncangan  iman  saat gempa masalah  yang melandanya membuat Elia goyang) Nabi Elia sempat goncang Iman nya karena lebih mendengarkan  suara Ancaman  Ratu Isabel dari pada mendengarkan suara Tuhan  namun Allah  tetap menyuarakan  suara-Nya Kepada Elia agar Elia tidak larut dalam roh ketakutan yang sempat dia alami.

Saya berdoa hari-hari ini apapun goncangan iman  yang kita alami  saat ini  ayo berhentilah kita untuk banyak berbicara  dan biarlah kita mau lebih sering  mendengarkan  suara Tuhan dalam ketenangan  hati yang Tenang agar kita dapat  mendengarkan suara Tuhan dengan maksud  mendapatkan  hal-hal baik yang akan kita dapatkan dari pendengaran  yang kuat akan suara Tuhan.

1 Samuel 3 ayat 4  ” Lalu  Tuhan  memanggil  ” SAMUEL! Samuel!”  dan ia menjawab ” Ya.Bapa “Ayat ini mengisahkan Dimana ada  Imam ditengah bangsa Israel yang tidak  peka dan tanggap akan panggilan suara Tuhan karena dosa yang ada pada anak-anak  Imam tersebut, hingga  akhirnya Nabi Samuel  yang kala itu masa kecil  lebih  peka akan panggilan suara Tuhan yang memanggil dirinya untuk  dipakai Tuhan.

Apakah yang  menghalangi kita dalam mendengarkan  suara Tuhan yakni Rasa Hormat  dimana Rasa hormat kita lah yang  menentukan  apakah kita sungguh-sungguh  mendengarkan suara Tuhan atau tidak karena  Rasa Hormat itu mengandung Janji Iman yang baik bagi kita umat yang  Percaya akan arti suatu Ketaatan dan sikap rasa hormat kepada Tuhan.

Kalau kita menghormati Tuhan kita akan menjaga perilaku dan aititut kita yang menunjukkan  sikap  rasa hormat  kita kepada Tuhan. Dan kita juga harus menunjukkan rasa hormat  kita kepada Allah  melalui cara kita membawa dan memberikan  persembahan  yang terbaik kepada Tuhan.

Dasar bapak / Ibu persembahan  apapun  yang engkau bawa kepada  Tuhan  adalah  itu adalah sebagai  tanda  rasa Hormat mu kepada Tuhan. Saya  percaya  semakin  engkau berani  memberikan yang  terbaik kepada Tuhan  maka semakin  sering  engkau akan mendengarkan suara Tuhan.

Hal ketidak hormatan Manusia atas perintah Allah  yang membawa  suatu kehancuran dan hilangnya  rasa percaya Allah terhadap manusia terdapat pada Kisah orang amalek yang akan dibinasakan oleh  Allah  melalui  perintah-Nya kepada raja saul ,Dimana saat itu raja Sau memandang Indahnya Harta dunian dan lebih memilih  kepentingan rakyat nya dengan membawa  harta rampasan dari bangsa Amalek yang seharusnya  dibinasakan  seluruhnya  atas perintah Allah namun diabaikan oleh Raja  Saul yang  akhirnya  Allah  memerintahkan Samuel untuk mengangkat Daud menjadi Raja atas Bangsa Israel  mengganti kan Saul  yang sudah tidak mentaati Perintah Allah.

Maka itu  janganlah kita terlalu  banyak  berbicara  dan terlalu yakin dengan  penglihatan  kita Karena  Iman  adalah dasar dari segala sesuatu yang  tidak kita lihat namun Bukti  dari segala sesuatu yang kita  Yakini untuk  itu Yakinilah Imanmu dalam memberi kepada Tuhan agar akhirnya Iman yang kota miliki dan  Yakini pasti akan berbuah Manis.

AMIN,,,,

Usai Khotbahnya  pembicara mengajak  jemaat  memasuki perjamuan Kudus untuk mengenang  Pergorbanan Tuhan Yesus  dalam menebus Dosa Manusia dikayu Salib,,dengan  berdoa Syafaat  dan memberkati Jemaat  dengan  Doa Berkat ibadah  raya  minggu  pertama Perjamuan Kuduspun berakhir dengan Sukacita  yang penuh pengharapan. ( Dms / Tim)!