Merokok Dekat Tabung Gas, Fatal Akibatnya !!!

0
233

* 1 Nyawa Melayang, 2 Luka Bakar

PotretIndonesiaNew.com MEDAN |||
Berbahaya merokok dekat tabung gas yang bocor karena bisa berakibat terjadinya kebakaran, hingga nyawa pun bisa menjadi taruhannya.

Seperti yang terjadi di Kota Tebing Tinggi pada Senin malam (16/5/2022) sekira pukul 21.00 Wib menimpa pada keluarga Yuhendrik (43), seorang supir warga Jalan Gunung Bakti LKMD II Perumahan Griya Aira Bakti Blok C No 8 Lingkungan II Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan.

Dirinya bersama istri dan anak mengalami luka bakar cukup serius, yang akhirnya sang istri, Ilalia (41) yang mengalami luka bakar 80 persen menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Sri Pamela Kota Tebing Tinggi.

Dalam kejadian tersebut, korban Yuhendrik mengalami luka bakar 70 persen, sedangkan anaknya Yestia Kumala Dewi (8) juga menjadi korban luka bakar 60 persen. Kini keduanya masih dirawat di RS Sri Pamela kota Tebing Tinggi.

Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi, AKP.Agus Arianto membenarkan telah terjadi kebakaran satu unit rumah di Jalan Gunung Bakti LKMD II Perumahan Griya Aira Bakti Blok C No 8 Lingkungan II Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi pada Senin malam (16/5/2022) sekira pukul 20.30 Wib.

Menurut keterangan saksi, Syahrial (69) tetangga korban, saat itu ada mendengar suara ledakan yang kuat berasal dari rumah sebelahnya.

Ledakan itu, menurut Syahrial, diduga dari tabung gas. Mendengar suara ledakan tersebut, kemudian dia keluar rumah. Saat itu, dia melihat adanya kobaran api di dalam rumah tetangganya tersebut.

Lalu dia bersama warga lainnya berusaha mengevakuasi ketiga korban dari dalam rumah.

“Saya sebelumnya hanya mendengarkan suara ledakan saat saya berada di dalam rumah, lalu saya keluar dan melihat sudah ada kobaran api di dalam rumah tetangga,”jelas Syahrial kepada wartawan, Selasa (17/5/2022).

Menurut anak korban, Yunda (15), saat kebakaran kebetulan dirinya sedang tidak berada di dalam rumah.

Yunda mengatakan saat kejadian sedang berada di rumah neneknya di Jalan Sudirman dan mengetahui rumahnya terbakar, setelah salah seorang temannya menghubungi melalui ponsel.

Mengetahui rumahnya terbakar, dia langsung pulang dan tiba di depan rumahnya, melihat kedua orang tuanya dan adiknya mengalami luka bakar cukup serius.

“Saya pas kejadian sedang berada di rumah nenek. Saya baru tau karena kawan saya menghubungi saya dan mengatakan rumah terbakar. Lalu saya langsung pulang,”jelas Yunda.

Yunda menambahkan sebelum kejadian ada tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang terletak di dalam dapur rumah bocor. Saat itu, ayahnya sedang merokok di dalam rumah, akibat kebocoran tabung gas yang menjalar ke seluruh ruangan rumah.

Api langsung menyambar hingga membuat rumah dan kedua orang tuanya serta adiknya mengalami luka bakar.Api baru dapat dipadamkan setelah lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemko Tebing Tinggi tiba di lokasi kejadian.||| Red

 

 

Editor : Zul