“CEGAH PERKAWINAN DINI,, Mahasiswa-wi PKM UPMI Sosialisasi Undang-undang nomor 16 tahun 2019 Ttg perkawinan di SMA AL-WASHLIYAH Tanjung Morawa Delser,,

0
176

POTRET INDONESIA NEW.COM DELISERDANG.III

Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia atau yang  biasa disebut  UPMI MEDAN mengadakan  kegiatan  PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat)  yang  dilaksanakan di Sekolah  Al Washliyah Kecamatan  Tanjung Morawa  Kabupaten Deli Serdang Sumut,Rabu (08/06/2022).

Kegiatan PKM  di perguruan  Al’wasliyah ini  didukung  oleh :
1. Bapak Rektor UPMI Medan, Dr. H. Ali Mukti Tanjung, SH.,MM.
2. WR l UPMI Medan, Bapak Budi Alamsyah Siregar, SE.,MM.
3. Ibu Dekan Fakultas Hukum UPMI Medan, Zetria Ema, S.,M.Hum.
4. Ibu Bendahara UPMI Medan,
Dr. Epi Supriyani Siregar, S.Pd.,M.Pd.

Dimana atas dukungan dan persetujuan  Pihak Rektorat beserta Pengurus Kampus UPMI yang telah mengijinkan para dosen  Fakultas Hukum UPMI  sebagai Dosen Pengampu dengan nama yang disebutkan di bawah ini untuk ikut mendampingi  Pada kegiatan Motivasi dan Pemaparan  terhadap Siswa-wi SMA Al’wasliyah tentang Mekanisme Pranikah  dan Perkawinan  yang  sesuai dengan adanya  perubahan  Undang-undang Nomor 1 tahun  1974 kepada Perubahan Undang-undang Nomor 16 tahun 2019 tentang usia pernikahan Pasangan Pria dan Perempuan yang  ditetapkan  minimal  berusia 19 tahun untuk memasuki Masa Pernikahan.

Tercatat Nama-nama Dosen pengampu dari fakultas Hukum tersebut antara lain  :
1. DEWI ROBIYANTI,SH.,MH.
DOSEN FAKULTAS HUKUM, UPMI MEDAN
2.YUlKARNAINI SIREGAR,SH.,M.Hum.
DOSEN FAKULTAS HUKUM, UPMI MEDAN
3. IMANUDDIN SIREGAR,S.Pd.,M.Pd.
DOSEN FAKULTAS PJKR, UPMI MEDAN
4.JOKO PRIONO,S.Si.,MPd.
DOSEN FAKULTAS PJKR, UPMI MEDAN.

Apapun  team  yang  ikut dalam  kegiatan  PKM  ini  terdiri dari  12 Mahasiswa-wi yang dipimpin oleh Megawarni Harefa Mahasiswi Senior Stambuk 2018 Semester 8 di fakultas Hukum UPMI bersama  Team dosen  yang  hadir hari ini  berjumlah 2  orang  kemudian  menemui pihak sekolah Al’wasliyah untuk berkoordinasi tentang hal pelaksanaan  PKM  tersebut.

Usai mengadakan Kordinasi dengan pihak  kepala sekolah SMA AL-WASHLIYAH Tanjung Morawa yang  dipimpin kepala sekolah  Kandhi Sag,SH,Spdi team PKM  pun  mengadakan Breiving ataupun pengarahan sejenak guna  memaksimalkan kemampuan  para Mahasiswa-wi yang  akan mengadakan Pemaparan dan Motivasi kepada Para siswa-wi SMA AL-WASHLIYAH sore ini.

Turut bersama Tean  PKM  Ini  juga terdapat  Mahasiswa Fakultas Hukum UPMI Stambuk 2020 yang juga berstatus Polri menjabat sebagai  Kasi Humas Polresta Deli Serdang IPDA JM Gabe Napitupulu  tergabung bersama Team PKM dan turut mengadakan pemaparan juag Motivasi tentang Sosialisasi pernikahan  dini bagi anak murid  siswa-wi di sekolah Alwasyiah Desa Bandar Labuhan Kecamatan  Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Sumut.

Kegiatan PKM dimulai sekitar pukul 15.00 wib di salah satu ruangan yang dihadiri 31 orang  Siswa-wi SMA AL-WASHLIYAH Tanjung Morawa besarta Kepala sekolah SMA AL-WASHLIYAH, Ketua Organiasi  PD AL-WASHLIYAH Deli Serdang  Muhammad Soleh SH beserta Dosen Pengampu dari UPMI MEDAN.

Diawal pembukaan kegiatan PKM Sosialisasi Mahasiswa-wi  ini pembawa acara Gabe Napitupulu  melakukan Kata pembukaan kegiatan yang selanjutnya  dibawakan  doa pembukaan serta kata sambutan dari Kepala sekolah SMA AL-WASHLIYAH  Kandhi Sag SH Spdi  yang  menyatakan  rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan PKM ini  guna menambah  wawasan pemikiran dari Siswa-wi SMA AL-WASHLIYAH  yang  masih usia remaja.

” Kami berterima kasih atas adanya kegiatan sosialisasi hal pranikah dan Perkawinan dini ini meskipun memang  sekolah saat masih masa ujian  namun  kami menyediakan waktu untuk team Mahasiswa-wi PKM  UPMI  mengadakan Sosialisasi guna menambah wawasan para Siswa-wi  kami dalam mengenal Pranikah dan Perkawinan dini beserta Undang-undang Perkawinan yang berlaku saat ini,” Jelas kepsek SMA AL-WASHLIYAH dengan terperinci.

Selanjutnya pihak PD ORGANIASI PD AL-WASHLIYAH Deli Serdang  dalam kata sambutannya mengatakan ”

“Kami bersyukur atas kunjungan para dosen dan Mahasiswa-wi ke Sekolah Alwasyiah yang memberikan Sosialisasi Undang-undang nomor 1 pernikahan  1974 beserta perubahanya pada Undang-undang Nomor16 tahun 2019.dan disini kami jelaskan bahwa SMA ALWASYIAH Tanjung morawa ini adalah  SMA yang sudah  dikenal diwilayah Kecamatan Tanjung Morawa  dan Kabupaten Deli Serdang,,,” Jelas  Muhammad Soleh.

Sambungnya kembali,,”Disini  ada 3 tingkatan sekolah yakni SD,SMP dan SMA  AL-WASHLIYAH, harapan kami Sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi siswa-wi kami ,turut saya jelaskan saya juga mahasiswa  UPMI yang lagi memasuki Tesis Studi Program Sarjana  S-2 ,”Jelas  Muhammad Soleh dalam kata sambutannya.

Dosen  Pengampu Dewi Robiyanti SH.MH menjelaskan bahwa  kehadiran para Mahasiswa-wi team PKM UPMI adalah  mensosialisikan kepada Siswa-wi SMA AL-WASHLIYAH tentang  apa yang  dimaksud dengan  pranikah itu serta gimana  memasuki  proses pernikahan dan Hal-hal apa saja yang diatur dalam  perjanjian pranikah termasuk semua  hutang piutang  juga perlu  ditentukan  dalam perjanjian  pranikah dimana juga harus kita ketahui  apa Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 dan diperbaharui oleh Undang-undang Nomor 16 tahun 2019 tentang  perkawinan.

Sebagai  Team  pemaparan PKM  Mahasiswi Senior Megawarni Harefa memaparkan bahwa adek-adek  harus memahami  tentang peraturan dan adanya perjanjian pranikah serta bagaimana cara mendaftarkan perjanjian pranikah atau pencatatan perkawinan  itu dilaksanakan  dalam  waktu sebelum ataupun sesudah perkawinan, kemudian pegawai pencatatan Perkawinan  mencatat di buku Catatan pernikahan

Megawarni juga menjelaskan akan perlunya memahami syarat perjanjian pranikah yang didaftarkan  di Notaris dengan melengkapi syarat-syarat  perjanjian ppranikah tersebut.

Selanjutnya beberapa Anggota Tean PKM memberikan Motivasi bagi adek-adek siswa-wi yang berbicara  hal dampak  negatip dari resiko perkawinan dini  diusia sekolah ada beberapa hal yakni  Dampak Kesehatan  bagi Perempuan/ Istri, Dampak Sosial Ekonomi, Dampak  Mentaliitas ,Dampak  terhadap keluarga dan anak.

Akibat hukum  bagi yang menjalani perjanjian pranikah yakni pemisahan harta yang dibawa suami atau istri yang intinya  disini pembagian  warisan baik kepada anak suami juga kepada anak Istri.

Di sesi Motivasi dan Pemaparan JM Gabe Napitupulu menjelaskan bahwa  resiko  pernikahan dini sangat mempengaruhi mental dan kesehatan juga  dampak moral bagi pasangan suami-istri demikian juga  terhadap anak-anaknya,untuk itu kerja lah cita-cita mu adek-adek dan gapailah hari pernikahan yang  indah dengan kemapanan diri serta Ekonomi yang mendukung  hingga semuanya menuju kepada Kebahagiaan yang panjang diusia perkawinan yang wajar yakni diatas usia 19 tahun dan  memiliki kedewasaan diri yang mandiri,”Ungkap Gabe Napitupulu.

Pada sesion tanyak jawab ada seorang murid  menanyakan hal adanya  buku Nikah yang ditahan pihak catatan sipil ataupun kantor urusan Agama yang menangani hal pernikahan/ Perkawinan.

Hal  ini dijawab oleh team Mahasiswa-wi PKM dengan menjelaskan mungkin saja  ada berkas yang tak lengkap ataupun belum terpenuhi oleh si calon Pasangan Suami istri tersebut untuk itu perlu dipersiapkan perlengkapan administrasi yang lengkap  guna  kelancaran berkas dan pengeluaran Akte catatan Perkawinan nya.

Saat diwawancarai awak media  Kepala sekolah SMA AL-WASHLIYAH  menyatakan, ” Harapan  kita dari SMA ALWASYIAH  Tanjung Morawa  dengan adanya  Sosialisasi perubahan Undang-undang Perkawinan nomor 16 tahun 2019 membawa kesan yang Baik kepada siswa-Wi guna menambah  wawasan mereka  terhadap  pentingnya  pengetahuan  tentang pernikahan dini  akibat juga resiko  akibat  kurang  matang nya usia,” Jelas Kandhi Sag SH Spdi.

Menyangkut resiko pernikahan dini  Kepsek SMA AL-WASHLIYAH  berpendapat ,,,

” Tentang pernikahan dini  lebih  banyak  bahayanya karena dalam pernikahan  itu perlunya  kematangan  pikirkan usia dalam  kehidupan berumah tangga agar rumah tangga  itu bisa kuat dan mandiri dalam menjalankan fungsinya masing-masing baik sebagai suami maupun sebagai Istri Dalam mendidik anak-anaknya.” Ungkapnya mengakhiri keterangannya.

Setelah kegiatan sosialisasi pemaparan dan Motivasi hal Pranikah dan Perkawinan usai  dilaksanakan dengan tertib serta lancar dan diakhir kegiatan ditutup dengan Doa Penutup serta kata Penutup dari Ketua Organisasi PD AL-WASHLIYAH DeliSerdang Muhammad Soleh SH

” Camkanlah cita-cita kalian minimal  S1 dan sekarang tidak lagi lelaki  saja yang  menjadi pemimpin ,sudah banyak  perempuan yang sukses memimpin  dipemerintahan ayo semangat dalam mengejar cita-cita mu dan hindari perkawinan dini  ” Pesan Muhammad Soleh kepada Siswa-wi  diakhir penutupan kegiatan PKM ini.

Sebelum meninggalkan sekolah para team Mahasiswa-wi PKM dan Dosen UPMI juga  Pihak sekolah beserta Pengurus PD AL-WASHLIYAH berphoto bersama dengan  para murid siswa-wi SMA AL-WASHLIYAH Tanjung Morawa Deli Serdang Sumut. ( Dms / Team).