Tegur pengedara nabrak kucing, Ai berprofesi PERS alami Aniaya dan pengeroyokan dikebun kopi marindal 1,,

0
41

POTRET INDONESIA NEW.COM MEDAN.III

Padahal bermaksud  niat baik untuk mengingatkan pelaku yang menabrak kucing didepanbya bamun  AI (43) malah dikeroyok. Akibatnya, wajah pria berprofesi wartawan Medan ini lebam dan alami penganiayaan seta pengeroyokan.

Diketahui kejadian  naas itu dialami korban di saat berada di Jalan Kebun Kopi, Marindal I Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, tepatnya di depan warkop Bang Is pada hari Selasa (27/9/2022) sekira pukul 22.30 Wib.

Saat diwawancara, istri korban, Lia (42) menjelaskan kejadiannya, saat itu korban berangkat dari rumah dengan mengendarai Vario ke Warkop Bang Is untuk membeli atau minum TST.

Sesampainya di warkop tersebut, lalu korban hendak membeli rokok ke warung tepatnya disebrang Warkop Bang Is.

“Awalnya korban mau nyebrang beli rokok, tiba-tiba lewat dua sepeda motor yang berboncengan menabrak kucing. Kemudian korban menegur pengendara tersebut, mungkin karena pengendara tersebut tidak menerimanya, kemudian perkelahian atau pengeroyokan terjadi terhadap korban,” ungkap Lia.

Ditambahkannya, karena korban hanya sendirian dan para pelaku ramai, korban pun jatuh bangun menahan pukulan para pelaku di aspal. Ironisnya, korban dianiaya di depan khalayak ramai dan tidak ada yang melerai atau membantu korban.

“Lucu aja bang, kenapa para warga di situ gak ada yang membantu korban, mungkin pelaku komplotan genk motor yang sering mangkal di situ. Jelas kami tidak terima,.

Dan akibat peristiwa tersebut kami mengalami kerugian materi dan korban mengalami mata sebelah kiri bengkak dan memar.Dan akan buat laporan polisi. Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku penganiayaan secara beramai-ramai,” pungkasnya diakhir penjelasannya.

Sementara itu, Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrimnya, AKP Ridwan dikonfirmasi awak media via selular pada Rabu (28/9/2022) terkait oknum wartawan dianiaya secara beramai-ramai yang terjadi di wilayah hukumnya mengatakan akan mengecek laporan korban.

“Saya cek dan atensi,” tegas Kanit. (Red)