Kombes Hadi Sik ” Berkat Kegigihan dari Kerja keras Subdit Jahtanras Poldasu Ungkap komplotan Pencurian dana BLT modus Pecah Kaca Mobil dan Kasus Begal ,,

0
56

POTRET INDONESIA NEW.COM MEDAN.III

Subdit Jahtanras  Ditkrimum Polda Sumut  berhasil  ungkap beberapa kasus yang sangat meresahkan masyarakat  yakni Kasus Begal , Pencurian dengan pemberatan serta amankan 9 orang pelaku kejahatan dalam kurun waktu  kurang dari satu bulan.

Hal ini diungkapkan  oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol HadiWahyudii Sik, mengatakan pengungkapan perampok ini berawal ditangkapnya satu komplotan yang mencuri uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp160 juta Tkp Kabupaten Deli Serdang.

Pelaku menggasak uang BLT saat korbannya memarkirkan mobil di depan Kantor Dinas Keuangan dan Aset Negara Pemkab Deliserdang, Jalan Mawar, Desa Tanjung Garbus, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang, Selasa (6/9) lalu,” katanya, Jumat (28/10).
Setelah menerima laporan ini, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya dua dari empat pelaku dapat diamankan.

Hadi mengungkapkan, kedua pelaku NS alias BS RS alias JS ditangkap di daerah Kabupaten Karo. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Modus kejahatannya dengan membuntuti korbannya yang baru keluar dari bank. Setelah mobil korban terparkir, para pelaku beraksi dengan cara memecahkan kaca kemudian mengambil barang dan uang yang ada di mobil. Uang yang diambil itu merupakan uang BLT,” terangnya didampingi Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara.

Dari hasil penangkapan kedua pelaku ini, Hadi menuturkan Tim Dit Reskrimum Polda Sumut melakukan pengembangan. Pasalnya ada laporan kasus yang sama di beberapa polres di Sumut dan Subulussalam.

“Hasil dari pengembangan yang dilakukan Tim Dit Reskrimum Polda Sumut menangkap komplotan pecah kaca mobil di Kabupaten Asahan yakni AS, DRS, LMS, NDS, AT dan OHR. Komplotan ini telah beraksi di Kabupaten Dairi, Toba dan Kota Subulussalam,” tuturnya.

Hadi menambahkan, komplotan ini sudah lebih tiga kali beraksi melakukan pencurian dengan modus pecah kaca.

“Mereka selalu berpindah-pindah. Saat penangkapan di Asahan rencananya mereka mau beraksi,” pungkasnya.

Kasus pencurian dengan pemberatan  modus pecah kaca, Kejadian ini juga sempat viral beberapa waktu lalu di kota Deli Serdang tepatnya selasa (06/09/2022) tkp diperkantoran dinas keuangan  dan aset negara  Pemkab Deliserdang jalan mawar desa Tanjung Garbus Lubuk pakam .

“Mereka ini juga berkelompok dengan segala kerja keras penyidik  mereka hendak kabur ke daerah tanah karo namun pada saat mereka sudah terindentifikasi terlacak team Jahtanras ,petugas tidak menyia-yiakan kesempatan langsung  menangkap kedua  pelaku ini dan 2 orang lagi pelaku yang sudah terindentifikasi  sedang pencarian petugas.” Terang Hadi.

Kerugian yang diderita  Korban yakni uang BLT yang hendak disalurkan  kurang lebih waktuitu kerugiannya adal.160 juta  , dari dua orang pelaku  yang kejahatan  diDeli Serdang  kita mengamankan Barang bukti  satu unit Mobil Toyota avanza hitam BK 15541TAH, satu unit sepeda motor, mobil Toyota Vios , Mobil Toyota  Cayla .Uang BLT yang dicuri pelaku sudah habis dibuat untuk poya-poya oleh Para sipelaku.

Diketahui  dalam  kurun  waktu yang tidak sampai satu bulan team Jahtanras dibawah pimpinan Kasubdit Kompol Bayu Putra Samara Sik team telah berhasil  mengamankan  9 orang pelaku kejahatan  dari berbagai polres dan Polrestabes Medan jajaran Polda Sumut.

“Awal pengungkapan ini Berkat kegigihan dari pada para  penyidik dan team yang tidak pantang menyerah ,tak kenal Panas dan hujan dengan niat  tulus dalam mengungkap ,hingga dalam tempo sesingkat-singkatnya kejadian  ini dari tgl 06 bulan september dan kini 28 oktober kurang lebih  satu bulan komplotan ini sudah berhasil terungkap oleh team Jahtanras dan perlu digaris bawahi bahwa kejahatan seperti ini sangat meresahkan masyarakat .” Ungkap Kombes Hadi.

Dilanjutkan Hadi kembali,,,”Jadi sekali lagi kasus ini terungkap  karena kegigihan Jahtanras Krimum Polda Sumut yang terus bekerja ,kalaupun sampai saat ini ada yang belum terungkap bukan berarti mereka belum bekerja  namun mereka terus bekerja dalam mengungkap kasus-kasus yang tidak hanya Viral , bahkan yang sudah ada LPnya dipolres-Polrestabes jajaran juga terus diungkap oleh Team Jahtanras Polda Sumut. “Pungkas Hadi mengakhiri keterangannya. ( Dms / Red)